Keamanan Zoom Dipertanyakan, Pengguna Justru Meningkat Signifikan

Zoom, aplikasi video conference yang populer di kala wabah Corona. Sempat beredar kabar keamanan zoom rentan dari serangan hacker. Faktanya, pengguna aplikasi yang didirikan oleh warga America keturunan China Eric Yuan justru semakin banyak. Ada apa?

Zoom Video Conference
Zoom Video Conference

Saat wabah Covid-19 melanda seluruh dunia, bekerja dan belajar di rumah menjadi pilihan utama. Dalam setiap pekerjaan dan pelajaran, aplikasi Zoom-lah yang menjadi pilihan utama.

Padahal, sempat beredar kabar bahwa aplikasi ini sangat tidak aman digunakan. Mulai dari munculnya konten yang tak diinginkan pada saat melakukan Zoom meeting atau yang dikenal dengan Zoomboombing hingga kabar pencurian data pribadi pengguna bahkan data banking.

Sungguh hal yang mengkhawatirkan kan?

Yang menarik, riskannya keamanan Zoom ini justru banyak dibahas oleh warganet aka netijen awam. Berbekal copy paste artikel di internet yang terkadang lama dan tak ter-update, begitu banyak berita berita tentang tidak amannya aplikasi video meeting ini.

Dibalik semakin banyaknya kekhawatiran pengguna internet yang bahkan beberapa belum pernah melihat aplikasi ini. Aplikasi ini justru semakin populer dan banyak digunakan oleh pengguna internet di seluruh dunia.

Jika jeli, ID meeting pada aplikasi Zoom saat artikel ini ditulis menyentuh angka 11 digit yang sebelumnya hanya 9 digit. Salah satu faktor yang menunjukkan tingginya penggunaan aplikasi ini.

Kenaikan pengguna yang signifikan pada bulan maret saja, melampaui pengguna 1 tahun yang terlewati, sungguh angka yang sangat fantastis. Angka tersebut juga mengantar pendiri perusahaan Zoom Incorporation menjadi seorang Milyarder, bukan rupiah loh ya, tapi ini Dollar Amerika.

Bisa dibayangkan, kalau angka milyar dalam rupiah saja bisa membuat anda serasa Sultan, apalagi kalau Dollar Amerika?

Aplikasi Video Conference yang paling mudah dan efisien.

Harus diakui, dibalik gossip yang melanda aplikasi ini. Zoom adalah aplikasi video conference yang paling mudah digunakan. Hal ini terbukti dari testimoni para pengguna yang tidak terlalu memerlukan waktu lama untuk dapat menggunakan aplikasi ini.

Tampilan pengguna yang menarik dibanding aplikasi sejenis membuat navigasi aplikasi ini membuat pengguna bahkan dapat dengan mudah melakukan operasional terhadap aplikasi yang sebelumnya belum pernah mereka gunakan.

Dibanding aplikasi sejenis, seperti Webex, Team, Jitsi, Google Meeting. Diakui oleh banyak orang, bahwa aplikasi Zoom lebih memiliki tampilan menarik dan kemudahaan dalam penggunaannya.

Bahkan, sebuah provider selular Indonesia, Tri, merilis hasil pengujian yang menunjukkan bahwa Zoom adalah aplikasi video conference yang paling hemat dalam penggunaan bandwidth.

Perbandingan Bandwidth Video Conference
Perbandingan Bandwidth Video Conference

Dengan tingginya penggunaan internet di kala kerja di rumah, alasan penggunaan kuota menjadi dasar pengguna dalam memilih suatu aplikasi.

Fitur Zoom lebih lengkap

Eric Yuan sebagai pendiri Zoom Incorporation adalah mantan pegawai Cisco yang turut dalam pengembangan aplikasi webex yang juga populer dan lebih dulu digunakan sebagai aplikasi video conference.

Saat menjadi Engineer di perusahaan tersebut, dia menemukan begitu banyak masalah di aplikasi webex dan sulit untuk mengembangkan ide sehingga dia memutuskan keluar dan mendirikan perusahaan sendiri yang bernama Zoom Video Communicatioan Inc yang berpusat di Amerika Serikat.

Belajar dari pengalaman di perusahaan lamanya, Eric Yuan membuat pengembangan aplikasi yang jauh lebih lengkap. Beberapa fitur di Zoom memang tidak ditemui di aplikasi serupa yang lain.

Membuat aplikasi video conference bukanlah perkara mudah. Mulai dari sisi teknis dan yang utama dari sisi pengguna yang kebanyakan kesulitan dalam menggunakan aplikasi video conference yang bukan hanya sekedar Video Call membuat desain aplikasi menjadi harus memudahkan pengguna yang baru kenal dengan aplikasi ini.

Touch My Appearance adalah salah satu fitur andalan di Zoom.

Hayo ngaku! Siapa kalau yang pake Zoom sering memperhatikan wajah sendiri daripada wajah pembicara?

Inilah salah satu fitur andalan Zoom yang memahami kebiasaan pengguna. Dengan fitur ini dapat membuat wajah pengguna lebih “mulus” dibanding aslinya. Suatu fitur yang membuat sebagian orang betah berlama-lama di aplikasi ini. Kodrat kali ya? Kalau orang suka memuji diri sendiri.

Fitur ini bisa dicoba pada bagian Setting > Video > Aktifkan “Touch up my appearance”.

Jangan lupa mengaktifkan fitur Enable HD juga ya!

Setting video Zoom
Setting video Zoom

Saat penyelenggara menggunakan Zoom, apa anda punya pilihan lain?

Luasnya penggunaan aplikasi ini dapat dilihat dari setiap undangan video conference mulai dari yang serius seperti rapat kantor hingga untuk have fun aja seperti olah raga bersama, undangan biasanya mensyaratkan penggunaan Zoom sebagai media kegiatan.

Saking pesatnya penggunaan Zoom belakangan ini, sampai sampai memasukkan Zoom sebagai the Top Video Conferencing App 2020 berdasarkan penilaian bisnis oleh Okta Businesses tahun 2020 (Sumber: https://www.okta.com/businesses-at-work/2020) mengalahkan aplikasi video conference serupa.

Atas kepopulerannya tersebut lah, akhirnya banyak yang tetap menggunakan walau dibalik itu issu keamanan menjadi bahan perbincangan banyak orang, termasuk orang yang tak mengerti dunia IT.

Saat undangan video conference menggunakan Zoom, calon peserta tentu tak bisa protes atau mengusulkan menggunakan aplikasi lain.

Bahkan saat telah menggunakan Zoom, peserta teleconference yang tidak memiliki latar belakang pemahaman teknologi yang mumpuni akan tak punya pilihan lain untuk beradaptasi dengan aplikasi sejenis.

Pembaruan terus menerus adalah kunci kesuksesan suatu aplikasi.

Saat ditemukan banyaknya celah keamanan pada aplikasi Zoom. Sebagai perusahaan besar tentu berusaha menjaga reputasi dengan terus memperbaiki kesalahan tersebut. Hal tersebut terlihat dengan membaiknya sistem keamanan pada aplikasi ini, walaupun kenyataannya tak ada sistem yang benar benar aman bahkan oleh aplikasi yang diinginkan oleh orang yang ingin menggantikan Zoom dengan aplikasi lain.

Apalagi diketahui bahwa munculnya fihak yang tak diundang pada saat video conference berjalan adalah hasil dari kesalahan pengguna itu sendiri yang menyebar ID Meeting dan Password ke khalayak ramai sehingga siapapun bisa masuk ke dalam kegiatan tersebut.

Jadi, saat issu keamanan Zoom dipertanyakan, kini kita menghadapi kenyataan bahwa penggunanya justru meningkat.

Pada blog yang lain saya juga telah menulis tentang keamanan Zoom ini: https://herman.berau.org/2020/04/keamanan-zoom-harus-sepanik-itu-kah.html

Intinya……

Jika keamanan dan kenyamanan disatukan, tentu akan menjadi sangat ideal. Walaupun kenyataannya hal tersebut sulit ditemukan, apalagi di dunia maya yang selalu berhasil membawa ke teknik teknik terbaru dalam exploit suatu sistem.

Semoga bermanfaat

#HJR#

2 Comments
  1. Avatar

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *